librarySetelah dua hari aku pergi ke kasongan sekarang aku bisa maen komputer lagi, uhh seneng deh. Awalnya cuma baca-baca buku eh tapi menarik juga untuk ku bagikan untuk temen-temen semua.

Bit dan Byte

Komputer pada dasarnya hanya berurusan dengan angka. Sekalipun kita dapat menggunkan angka, huruf, kata, bahkan gambar dan animasi, tetapi sebenarnya semuai itu hanya perwujudan dari kombinasi angka-angka yang dikenal oleh komputer. Bahkan jika ditilik lebih jauh, komputer malahan tidak mengerti angka 0 sampai dengan 9 seperti sistem desimal yang kita gunakan sehari-hari, tetapi komputer hanya mengenak angka 0 dan 1 (atau dalam pengertian lain adalah on dan off).

Kombinasi angka 0 dan 1 tersebut dikenal dengan sistem biner (binary). Setiap huruf, angka, kata, gambar, animasi, bunyi-bunyian yang dihasilkan oleh komputer selalu dapat direpresentasikan sebagai kombinasi dari angka 0 dan 1 tersebut. Setiap digit dari sistem biner akan disebut dengan binary digit atau bit.

Seringkali bit tersebut dapat membuat suatu grup untuk menyimpan informasi tertentu. Grup-grup dijelaskan sebagai berikut:

  • Byte, sebuah grup yang terdiri dari 8 bit. Satu byte dapat menyimpan hingga 256 macam informasi (ingat, 2 pangkat 8 sama dengan 256), misalnya angka 0 hingga 255 atau 256 huruf dan simbol yang berbeda-beda. Byte terkadang juga disebut dengan oktet, terutama untuk sistem koneksi seperti protokol Internet.
  • Word, sebuah grup yang terdiri dari beberapa byte. Pada pemrograman Win32, word biasanya diwujudkan sebagai 2 byte atau 16 bit. Grup dari 4 byte atau 32 bit disebut dengan double-word.

Representasi

Karena komputer hanya mengenal angka 0 dan 1, maka segalanya merupakan kumpulan yang sangat besar dari kombinasi angka 0 dan 1 tersebut. Manusia tentunya tidak akan mengerti bila disodori kumpulan 0 dan 1 tersebut. Karena itu komputer harus merepresentsaikan (mewujudkan) angka-angka tersebut dalam bentuk yang dikenal manusia. Misalnya sebuah byte akan diwujudkan dalam bentuk 0 hingga 255, tetapi mungkin bisa juga-127 hingga 128.

Memory

Memory komputer adalah kumpulan dari byte yang sangat besar, yang dapat mewujudkan sebagai angka, huruf, kata, dan lain-lain yang pada saat itu digunakan.

Ketika anda mengetikan surat dengan menggunakan pengolahan kata, komputer akan mengenali file program pengolahan kata ke dalam memori, termasuk huruf-huruf yang Anda ketikkan. Jika pekerjaan selesai Anda dapat menyimpan dokumen Anda dan keluar dari program pengolahan kata tersebut. Program pengolahan kata ini akan dibuanga dari memori, termasuk huruf-huruf yang Anda ketikkan tadi. Tetapi karena telah disimpan, dokumen akan berada pada sebuah file di disk atau media penyimpanan lain.

Memory dikatakan merupakan kumpulan dari byte karena sebuah byte tersebut ditata dan diberi nomor dari 0 hingga angka yang sangat besar tergantung dari kapasitas memori. Misalnya memori Anda berukuran 128 MB, maka byte tersebut akan disusun dengan angka 0 hingga 134.217.727. Nomor dari setiap byte disebut addres byte.

File

File adalah kumpulan data yang disimpan dalam satu nama pada sebuah disk atau media penyimpanan permanen lain. Komputer harus memanggil file ke dalam memori sebelum dapat bekerja dengan file tersebut.

Program

Program adalah daftar intruksi langkah demi langkah yang memerintahkan komputer untuk melakukan sesuatu. Komputer membutuhkan intruksi yang sangat jelas, detail, serta diberikan langkah demi langkah untuk dapat menjalankan sesuatu.

Definisi yang sedikit lebih rumit dari program adalah kata, ekpresi, peryataan, atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedure yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksekusi oleh komputer.

Pemrograman

Secara mudah dapat disebut bahwa pemrograman adalah proses pembuatan program. Proses pembuatan program dilaakukan dengan sesuatu yang disebut bahasa pemrograman.

Programmer

Programmer adalah orang yang (pekerjaanya) membuat suatu program. Kata pekerjaan diberi tanda kurung karena terkadang orang-orang tertentu yang membuat program sebagi hobi saja dan tidak mengadalkannya untuk mencari nafkah.

Bahasa Pemrograman

Seperti langkahnya manusia yang berkomunikasi dengan bergagi bahasa, pemrograman juga membutuhkan bahasa tertentu yang dapat dimengerti baik oleh komputer maupun manusia. Dengan bahasa pemrograman manusia menbuat intruksi-intruksi tertentu yang kemudian dijalankan oleh komputer.

Secara umum, bahasa pemrograman terbagi menjadi empat kategori yaitu:

  1. Bahasa pemrograman level rendah (low level language)
  2. Bahasa pemrograman lavel menengah (middle level language)
  3. Bahasa pemrograman level tinggi ( higt level language)
  4. Bahasa pemrograman berbasis objek (object oriented language)

Bahasa Pemrograman Level Rendah

Bahasa pemrograman level rendah lebih berorientasikan untuk dapat dimengerti oleh komputer. Programmer yang menangani bahasa ini harus menyiapkan diri dengan pola berpikir komputer, sehingga bahasa yang termasuk kategori ini relatif sulit untuk dipelajari, apalagi oleh para pemula. Contoh bahasa pemrograman yang termasuk kategori ini adalah Assembly.

Bahasa Pemrograman Level Menengah

Bahasa pemrograman level menengah memiliki aturan-aturan tertentu yang mirip dengan bahasa yang digunakan sehari-hari, namun juga memiliki intruksi-intruksi yang mudah ditanggapi oleh komputer. Bahasa ini sudah relatif labih mudah dipelajari, misalnya bahasa C.

Bahasa Pemrograman Level Tinggi

Bahasa pemrograman level tinggi memiliki aturan-aturan gramatikal dan ekspresi yang sudah sangat mirip dengan bahasa manusia sehingga relatif mudah dipelajari termasuk oleh para pemula sekalipun. Namun karena mudah dipahami oleh manusia, bahasa pemrograman ini menjadi lebih sulit dipahami oleh komputer, oleh karena itu biasanya waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi bahasa ini lebih lama dibandingkan dengan dua level bahasa sebelumnya.

Bahasa pemrograman yang termasuk ke dalam kategori ini misalnya adalah BASIC, Pascal, Fortran, dan Cobol.

Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek

Bahasa pemrograman berorientasi objek memiliki berbagai macam objek yang didalamnyatelah berisi dengan fungsi-fungsi pemrograman tertentu. Untuk melakukan tindakan tertentu, Anda tinggal menginstruksikan kepada objek-objek tersebut. Bahasa pemrograman yang termasuk kedalam kategori ini misalnya adalah Visual Basic .NET, Delphi, Java, dan C++.

Interpreter

Interpreter adalah perangkat yang menerjemahkan bahasa pemrograman ke dalam bentuk yang menerjemahkan bahasa pemrograman ke dalam bentuk yang dimengerti oleh komputer. Interpreter akan menerjemahkan bahasa pemrograman ini secara urut (sequener) dan langkah demi langkah. Jika pada saat proses penerjemahan ditemukan kesalahan, maka interprener akan menampilkan pesan kesalahan dan proses eksekusi program akan dihentikan.

Kompiler

Pada dasarnya kompiler (complier) juga merupakan penerjemah, namu dengan cara kerja yang sedikit berbeda. (To interprent berarti menerjemahkan, sedangkan to compile berarti mengunpulkan atau menyusun).

Kerja dari komputer adalah menerjemahkan intruksi-intruksi dalam satu kesatuan modul dan menggabung-gabunganya (linking) dengan modul-modul yang lain yang dibutuhkan hingga dihasilkan suatu program yang dapat dijalankan. Bila pada saat penerjemahan dan penggabungan terdapat kesalahan, proses eksekusi akan berhenti dan kompiler akan menampilkan pesan kesalahan.

Sumber PC+