Dengan penuh syukur atas nikmat sehat di sepanjang nafas, detak jantung berdetak. Tahu sendiri rasa sakit itu kayak apa rasanya? Hem gak enak banget kan? Memang bener mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Disini aku akan berbagi pengetahuan akan penyaki yang mematikan itu. Tahu dengan yang namanya kangker? Nah baru dengar namanya saja sudah membuat bulu juduk bangkit.

Menurut beberapa penelitian, ada dua jenis senyawa penyebab kangker yang dapat terbentuk selama proses pemanggangan makanan, yaitu hidrokarbon polisiklik aromatic (PAH) dan amino heterosiklik (HCA). PAH terbentuk di dalam asap dan ditemukan di permukaan daging, namun bias dengan mudah dilenyapkan dengan pengerikan permukaan makanan yang dipanggang atau dibakar. HCA ditemukan didalam daging, disebabkan bila daging dimasak dalam suhu tinggi, yang bias jerjadi bila makan digoreng, dipanggang, maupun dibakar. [http://sehat.suaramerdeka.com/]

Lebih dari 400 makanan ditemukan FSA mengandung bahan berbahaya yang menyebabkan kanker. Bahan yang dimaksud adalah bahan celup Red Sudan 1 atau disebut udanred yang mengandung karsinogenik.

Red Sudan 1 biasanya digunakan untuk mewarnai bahan pelarut, oli, lilin, minyak tanah, sepatu, dan pengkilap lantai. Jadi bisa dibayangkan betapa horornya ketika bahan ini masuk ke dalam pencernaan manusia.

Kepala Eksekutif FSA Dr Jon Bell memperingatkan kalau daftar makanan yang mengandung bahan berbahaya itu bisa saja bertambah dalam beberapa hari mendatang. FSA pertama kali mengeluarkan daftar sebanyak 359 produk makanan. Hanya dal! am waktu sekitar seminggu, daftar itu bertambah 60 produk lagi.

“Ada kemungkinan kuat kita akan kembali memberikan pengumuman lanjutan. Informasi terus bertambah. Lebih dari 300 pengusaha pabrik dan pengecer terlibat dalam masalah ini. Jadi sudah pasti penyebaran produk ini sangat meluas,” tukasnya.

Namun pengumuman daftar produk makanan yang mengandung bahan berbahaya dari FSA itu juga menuai kritik. Sebab tidak disertai dengan kesigapan untuk menarik semua produk itu dari penjualan. Sehingga dikhawatirkan banyak konsumen yang belum mengetahui hal tersebut masih terus membeli produk berbahaya itu. [http://www.mail-archive.com/]

Penyakit  kangker,penyakit kardiovaskular, adalah penyebab utama kematian di negara berkembang.  Faktor genetik, gaya hidup, dan diet juga harus dipertimbangkan sebagai faktor risiko penting penyebab penyakit tersebut.  Misalnya saja, sekitar 50% semua jenis kanker disebabkan oleh cara
makan yang salah.
Kerusakan sel oksidatif juga diperkirakan ikut pegang peranan menjadi
penyebab munculnya penyakit-penyakit tersebut.  Bagaimana mengatasinya? Mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan diduga para ahli bisa mengatasi, paling tidak, mengurangi risiko terkena penyakit tersebut.  Antioksidan banyak ditemukan pada buah dan sayuran dan buah berwarna, seperti tomat. Buah yang satu ini mengandung lycopene, pigmen karoten yang dikenal sebagai antioksidan yang sangat potensial.  Beberapa penelitian telah membuktikan keampuhan lycopene ini.  Misalnya dalam the Canadian Medical Association Journal, Sanjiv Agarwal dan Akkinappally Venketeshwer Rao, beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa diet yang mengandung tinggi lycopene berpengaruh
positif sebagai pelindung tubuh dari penyakit kronis.
Hal ini jelas sangat menggembirakan. Pasalnya, buah dan sayuran kini sedang gencar-gencarnya direkomendasikan sebagai pola makan yang sehat, ditambah lagi ternyata manfaatnya bisa sebagai pelindung dari penyakit yang kini banyak ditakuti.  Tapi kedua ahli tersebut juga menyarankan penelitian lanjutan. “Seperti berapa takaran lycopene yang pas sebagai pelindung dari penyakit kronis tersebut. Atau berapa banyak yang baik bila hanya digunakan sebagai makanan sehat,” ujar mereka. (susandijani). [http://centrin.net.id/]

Semoga bisa menjadi koreksi kita, dalam menjaga kesehatan. Semoga bermanfaat, terus semangat, optimis, yakin bisa, selalu bersyukur akan nikat yang telah diberikan.